
Inflasi adalah gejala-gejala naiknya harga barang-barang yang sifatnya
umum dan terjadi secara terus-menerus. Terjadinya kenaikan harga pada
satu barang tidak bisa dikatakan bahwa telah terjadi inflasi. Jika
terjadi kenaikan harga pada barang secara temporer, misalnya naiknya
harga barang menjelang hari raya maka hal seperti itu tidak dapat
dikatakan sebagai inflasi.
Berikut adalah beberapa penyebab timbulnya inflasi, yang diantaranya:
1. Meningkatnya permintaan masyarakat terhadap barang ataupun jasa.
Ketika pemerintah menaikkan pendapatan
Pegawai Negri Sipil, maka biasanya akan diikuti dengan kenaikan
permintaan barang ataupun jasa. Jika kenaikan permintaan ini tidak bisa
diimbangi dengan penambahan barang ataupun jasa di pasar, maka dapat
menyebabkan naiknya harga barang atau jasa tersebut.
2. Kenaikan dari biaya produksi.
Misalnya pada saat pemerintah menaikkan
harga BBM, maka harga barang-barang yang ada di pasar akan mengalami
kenaikan juga. Karena kenaikan BBM akan menimbulkan naiknya biaya
produksi, maka pihak perusahaan akan menaikkan harga barang maupun jasa
yang di produksinya.
3. Defisit Anggaran Belanja (APBN).
Defisit APBN yang ditutup dengan
percetakan uang-uang baru oleh BI (Bank Indonesia), maka akan
menimbulkan bertambahnya jumlah uang yang beredar. Biasanya hal ini akan
berdampak pada kenaikan harga barang-barang maupun jasa.
4. Menurunnya nilai tukar mata uang.
Misalnya menurunnya nilai tukar mata
uang Rupiah terhadap mata uang asing, seperti US dollar, Deutce Mark,
Yen dan lain-lain maka dapat menimbulkan semakin mahalnya barang-barang
yang diproduksi dengancara di inpor. Hal seperti ini akan berakibat pada
naiknya biaya produksi atau inpor tersebut.
Demikianlah yang dapat saya share dan semoga apa yang saya share dapat bermanfaat.
Tidak ada komentar
Posting Komentar